Zulkifli Hasan: Pilih Pemimpin Jangan yang Pencitraan

Jakarta – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta warga di berbagai daerah agar pada saat memilih pemimpin jangan sampai terjebak kepada pencitraan tetapi harus benar-benar memilih pemimpin yang menegakkan kedaulatan rakyat.

“Jangan sampai terjebak pencitraan. Pilihlah pemimpin yang dekat sama rakyat, dekat sama mahasiswa serta pemimpin memiliki kapasitas dan integritas,” kata Zulkifli Hasan dalam rilis, di Jakarta, Senin.

Zulkifli mengingatkan bahwa demokrasi itu bermakna kedaulatan berada di tangan rakyat sehingga kedaulatan rakyat juga perlu digunakan sebaik-baiknya dalam menyeleksi pemimpin.

Ketua MPR juga mengutarakan harapannya agar mahasiswa dapat terlibat sebagai agen perubahan aktif untuk memberikan pendidikan politik bagi rakyat.

Terkait dengan kepemimpinan di daerah, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan juga mengatakan, kepala daerah di Tanah Air perlu untuk mengatasi ketimpangan dalam rangka menerapkan nilai-nilai Pancasila serta menjaga persatuan dan kesatuan di antara anak bangsa.

“Ujian persatuan sekarang adalah kesenjangan. Tugas Kepala Daerah memastikan bahwa kesejahteraan ekonomi terbagi adil pada rakyatnya,” kata Zulkifli Hasan.

Ketua MPR menegaskan bahwa persatuan Indonesia tetap kokoh setelah merdeka selama 71 tahun lalu, di mana bangsa ini sudah berhasil melewati banyak ujian sejarah.

Untuk itu, ujar dia, merupakan hal yang penting guna menerapkan nila-nilai Pancasila, khususnya yang terkait dengan sila ketiga yaitu “Persatuan Indonesia”.

“Sila ke 3 adalah amanat perasaan senasib sepenanggungan antar anak bangsa. Jadi bukan hanya persatuan wilayah, tapi juga persatuan ekonomi agar tak ada lagi kesenjangan,” paparnya.

Sebelumnya, Anggota DPR-RI Budiman Sudjatmiko mengatakan kewirausahaan sosial merupakan kunci mengatasi kesenjangan sosial yang terjadi dalam masyarakat.

“Saya percaya kesenjangan sosial memang salah satu faktor kunci terciptanya disintegrasi. Solusinya, kita harus menggerakkan aktivitas-aktivitas perekonomian dan bisnis yang berdampak sosial, yang semua ikut merasakan dampaknya. Itulah kewirausahaan sosial,” kata Budiman.

Budiman yang juga merupakan politisi PDIP itu menambahkan, dalam konteks pembangunan desa, BUMDes yang harus menjadi motor penggeraknya dengan Dana Desa yang mereka kelola.

sumber: https://www.arah.com/article/34706/zulkifli-hasan-pilih-pemimpin-jangan-yang-pencitraan.html